Langsung ke konten utama

GREY ZONE Trend Forecasting 2017/18


GREY ZONE
Trend Forecasting 2017/18.

Trend adalah salah satu tujuan dalam pengembangan ekonomi kreatif terutama dalam bidang desain, bidang yang menyentuh secara langsung dalam gaya hidup masyarakat (lifestyle). Pengetahuan akan pola hidup yang senantiasa berubah dan acuan mengenai perubahan ini sangat dibutuhkan oleh para produsen agar dapat sejalan dengan keinginan pasar global.

Bicara mengenai trend bukan semata-mata meneliti perubahan dalam elemen desain seperti warna, bentuk, tekstur dan volume namun terlebih meneliti perubahan pola pikir masyarakat. Melihat dampak yang ditimbulkan dari berbagai aspek umum seperti sosial, politik, ekonomi, hingga kemajuan teknologi dan isu lingkungan. Respon terhadap elemen-elemen ini kemudian diungkapkan dalam satu kesatuan tema dan baru kemudian diterjemahkan dalam berbagai tawaran desain.

Pertumbuhan ekonomi kreatif di suatu negara sangatlah dipengaruhi oleh transaksi yang terjadi antara produsen dan konsumennya. Salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan transaksi tersebut adalah kejelian produsen dalam memahami perubahan lifestyle yang terjadi dimasyarakat. Dengan memahami lifestyle tersebut, para produsen dapat menciptakan produk-produk yang memang diinginkan oleh para konsumennya. Maka, diperlukan suatu riset trend forecasting yang berkaitan langsung dengan perubahan pola pikir masyarakat (konsumen), khususnya di kota-kota besar dunia. Dalam persaingan ekonomi terbuka, hasil sebuah riset trend forecasting, yang membahas perubahan pola pikir secara global, menjadi penting karena dapat memberikan gambaran mengenai perubahan lifestyle apa yang akan terjadi pada masyarakat di dunia dan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (Dina Midiani)

Saat ini kita hidup dalam masa yang amat tidak nyaman, di mana kemanusiaan berada pada sebuah paradigma terbesar sepanjang sejarah ketergantungan kepada net . Rasa kemanusiaan menjadi sebuah paradigma, di mana kepedulian kepada hal-hal yang tidak berurusan langsung pada keseharian, menjadi lebih penting daripada hal-hal substansial dalam realitas kita sendiri.

Trend 2017/2018 ini dinamakan “Greyzone” sebagai visualisasi dari sebuah masa, dimana kita kehilangan kemampuan untuk membedakan benar dan salah / hitam dan putih. Peleburan batas antara hitam dan putih, standard penilaian beralih kepada subyektifitas pembuat keputusan tersebut. Sejarah manusia membuktikan, bahwa kegelapan dan cahaya adalah bagian dari kehidupan manusia, yang memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dan bertahan dalam beragam kondisi kehidupan, tertanam dalam gen kita selama ribuan tahun sejarah manusia. Karena itu, meski didominasi oleh kegelapan, di mana kebenaran atau kesalahan menjadi sesuatu yang relatif dan abu-abu, namun bukan berarti tidak ada warna atau harapan yang mungkin muncul akibat adaptasi kemanusiaan kita terhadap masa yang tidak terlalu memberikan kecerahan harapan dan stabilitas sistem kehidupan. Krisis energi dan malapetaka lingkungan hidup ciptaan manusia, menghidupkan kembali pemikiran-pemikiran konservasi untuk mengembalikan bumi dalam kondisi yang lebih sehat.


Terdapat 4 tema besar dalam konsep “GREYZONE” yaitu Archean, Vigilant, Cryptic, dan Digitarian. Archean adalah tema yang merepresentasikan inspirasi Bentukan dari Bumi. Vigilant merupakan kelahiran kembali tradisionalisme melalui local ingenuity yang didukung oleh teknologi modern atau pengetahuan tinggi. Cryptic merupakan representasi dari gaya hidup berpendidikan tinggi, di mana teknologi bertemu dengan tanggung jawab yang parallel dengan kegemaran bereksperimen. Kemudian Digitarian adalah representasi campuran gaya estetis dari beberapa generasi. (01/05/2019)
Penulis: Anita R.

Komentar

  1. Terima kasih atas informasinya. Berguna bgt!

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Materinya ringan namun berbobot. Menambah pengetahuan orang awam mengenai tren fashion.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Wow baru tau, makasih infonya

    BalasHapus
  6. πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  7. Terimakasih informasinya,sangat berguna

    BalasHapus
  8. Terima kasih,informasinya sangat berguna

    BalasHapus
  9. Terima kasih,informasinya sangat berguna

    BalasHapus
  10. Terima kasih infonya kakak

    BalasHapus
  11. Nambah pengetahuan, makasih ka

    BalasHapus
  12. Infonya bermanfaat sekaliii

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhartikan Hal Ini Sebelum Kamu Menonton Acara Fashion Show

Perhatikan Hal Ini Sebelum Kamu Menonton Acara Fashion Show Pernahkah kamu menonton acara Fashion Show ? Acara Fashion Show adalah acara yang diadakan oleh perancang busana untuk memamerkan lini pakaiannya yang akan datang selama Fashion Week dengan   para model yang berjalan di catwalk dengan mengenakan pakaian yang dibuat oleh sang desainer . Beberapa waktu lalu, Indonesia Fashion Week 2019 digelar   di Jakarta Convention Center pada tanggal 27 - 31 Maret 2019. Indonesia Fashion Week ini diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).   Pada saat itu tidak hanya koleksi dari rancangan para desainer yang menarik perhatian, namun tingkah laku penonton yang hadir juga sama ‘menariknya’. Seperti berbondong-bondong naik keatas panggung menyerahkan bunga untuk desainer pada saat desainer keluar dari belakang panggung, walaupun sudah dihalangi penjaga keamanan mereka tetap bersikeras melakukannya. Hal ini menjadi salah satu ha...

INDONESIA FASHION WEEK 2019

INDONESIA FASHION WEEK 2019 Acara Indonesia Fashion Week 2019 yang berlangsung selama 5 hari di Jakarta Convention Center resmi digelar mulai 27 Maret - 31 Maret 2019 dengan tema “ Cultural Value ”. Tema yang diusung dalam gelaran yang sudah memasuki tahun ke 8 ini menitikberatkan budaya dari Kalimantan melalui penggunaan bahan baku seperti kain tenun, songket, dan batik dari berbagai wilayah di Indonesia, adapun motif perisai, flora dan fauna Kalimantan yang menjadi inspirasi untuk detail pada busana. Dengan mengusung khasanah kekayaan Indonesia, baik budaya, wisata alam, maupun sumber daya manusianya, Indonesia Fashion Week 2019 dikemas sedemikian rupa hingga dapat mewakili kekayaan khasanah budaya Borneo. Mulai dari tata panggung dan keseluruhan ruang, arena pameran dan kompetisi diarahkan ke seluruh aspek yang menguatkan identitas Indonesia. Ajang fashion terbesar se-Indonesia ini menghadirkan 480 booth merek fashion serta 20 pagelaran fashion . Pada acara page...