Penerapan Trend Greyzone Dalam Koleksi Terbaru Pipit Pramudia Di IFW
2019
Pipit Pramudia merupakan seorang
desainer dari brand modest wear
Motifhawa, kembali membawakan karya nya pada panggung Indonesia Fashion Week
tanggal 29 Maret 2019 lalu. Pipit mengaku bahwa inspirasi dari karya nya kali
ini berasal dari embun pagi yang mengingatkan diri nya pada sesosok ibu, “Lagi
sholat teringat ibu kangen banget,” kata Pipit ketika di wawancarai oleh tim
kami.
Kesejukan dan kelembutan embun di
pagi hari membuat Pipit teringat akan kasih sayang dan kelembutan dari sesosok
ibu. Cinta dan kasih seorang ibu membawa nya pada perjalanan nostalgia ke masa
lalu yang mengharukan. Menurut Pipit, embun itu menyerap bumi, lembut dan
menyejukkan seperti kasih sayang seorang ibu.
Pipit Pramudia memang sudah terkenal
dari koleksi tahun lalu nya yang menerapkan trend Greyzone pada koleksi The
Passionate Of Black Marble, yang terinspirasi dari bongkahan batu marmer
dengan gaya era Victorian. Namun jika dibandingkan dengan koleksi terbaru nya
tahun ini yaitu Morning Dew, keduanya
memiliki persamaan yaitu sama-sama menggunakan trend Greyzone. “Lebih mengarah ke trend Greyzone yah” kata Pipit ketika di wawancarai oleh tim kami.
Garis rancang dari koleksi Pipit
Pramudia jika ditahun lalu mengarah kearah yang strong dan mencirikhaskan
desain yang membumi seperti marble dan bebatuan. Namun pada koleksinya kali ini
Pipit menggunakan garis rancang yang lembut dengan penggunaan material beads dan
kristal yang menyerupai embun. Namun tidak lupa dengan ciri khas dari koleksi
Pipit yaitu asimetris, layering dan draping serta gaya yang selalu mengikuti
trend seperti trend Greyzone. Pipit
mengaku bahwa itu memang sudah ciri khas dari koleksi nya. (02/05/2019)
Penulis : Aisha S.

👍👍👍👍
BalasHapusmantaaap
BalasHapusKoleksi yg bagus sekali
BalasHapusWoww 👍👍👍
BalasHapusMantul
BalasHapus